Kupikir aku yang sedang berusaha mengajar semampuku. Memperkenalkan keagunganMu ke dalam hati-hati anak muridku. Tapi rupanya justru Kau yang sedang mengajariku. Kau sedang semamin membesarkan dan mengagung namaMu di hatiku. Kupikir aku yang sedang berbagi kebaikan dan ilmu yang ada padaku kepada orang lain. Membagi rasa bahwa aku selalu bisa mengandalkanMu di setiap urusanku. Tapi rupanya, Kau yang meminjamku, meminjam lisanku, waktuku, aku dan semuaku untukMu. Untuk menjadi penyeru manjsia padaMu. Agar makin besarlah Engkau dan namaMu. Tidak ada ya Allah, sedetikpun... sekilas kisahpun... yang tidak ada peranMu. Di sana. Semuanya. Ada Kau dan ada campur tanganMu. Sempurna. Terlalu sempurna. Terlalu detil. Terlalu tidak akan bisa dikalahkan apapun dan siapapun juga kapanmu dimanapun. Terimakasih.. untungnya Kau lah Tuhanku... karena Kau teramat sangat bisa diandalkan oleh setiap rupa kelemahan, kurang, salah dan alpa yang ada padaku. Terimakasih.. untungnya aku adalah hambaMu... ...