Postingan

Menampilkan postingan dengan label iman

Apa yang Aku Dapat Dari Prosesi Haji

Menjalani serangkaian prosesi haji. Setelah semuanya selesai, aku bertanya pada diriku sendiri. "Lalu setelah ini apa?" Setelah 4 hari proses puncak haji terasa begitu syahdu dan lekat dalam doa. Sebab semua perjalanan itu, sampai ke detil-detilnya adalah ibadah. Lelahnya dihitung, panas terik yang menyengat kulit di hitung, debu-debu yang melusuhkan, kesemuaannya itu terhitung. Akan terbalaskan dengan baik, dengan sempurna. Di sisi Allah. Aku harus terus berdoa minta diteguhkan hati, bahwa bagi muslim setiap harimya bisa bernilai ibadah. Lelahnya, istirahatnya, kerjanya, semuanya. Jangan kehilangan makna.. Jika kita rela menjalani semua prosesi haji yang sedemikian melelahkan itu karena tahu bahwa ini Allah yang menyuruhnya. Begitulah syariatnya. Maka lelah pun tak apa, kepanasan pun tak apa, jarak tempuh yang sedemikian jauh ditempuh jalan kaki pun tak apa, karena ini Allah yang minta. Karena padaNya ada sesuatu yang kita butuhkan. Hidup kita di tanganNya. Mati kita di tang...

Latihan Taqwa yang Dekat dan Lekat

Memang benar dan selalu benar apa yang Allah sampaikan dalam firmanNya. Hanya kita yang terbatas untuk memahaminya. Bahwa ayat-ayatNya itu teramat dekat dengan keseharian kita dan setiap interakasi kita. Teramat dekat. Hingga terkadang tidak terlihat. Dalam setiap yang dinfakkan, diberikan, dalam kondisi lapang dan sempit. Rupanya ada maksud Allah atas titahNya itu. Bahwa kita dan semua yang kita punya sejatinya bukan milik sendiri selamanya. Lepaskan keterikatan hati. Tempatkan pada posisi yang seharusnya. Kita akan menemukan sesuatu yang menakjubkan hati. Ada surga sebelum surga. Bukankah ini dekat? Teramat lekat? Dalam setiap amarah yang ditahan, lalu memilih untuk menyelesaikannya dengan kalimat-kalimat yang baik dam akhlak yang baik. Rupanya ada maksud Allah atas seruanNya. DibuatNya hati lapang dan merasakan surga sebelum surga. Bukankah ini dekat? Tidak terasa asing? Dalam setiap kemaafan yang diberikan, lalu memilih untuk melapangkan hati ketimbang memendam amarah. Bukankah ada...