Postingan

Menampilkan postingan dengan label cara benar

Sebelum Kau Berkarya

Kalau karyamu atau karya-karya orang lain sebegitu membuatmu kagum... Tapi kamu ga bisa kagum yang bikin kamu dan orang lain itu dapat inspirasi sampai bisa berkarya... Mungkin.. Kamu masih belum benar-benar menemukan inti dari kata 'berkarya'. Karena sejatinya berkarya adalah mengambil kekuatan dari Maha Sumber Inspirasi tanpa batas, menjadi sebuah bentuk karya yang mengabadi telak ke dalam banyak hati. Lalu ditujukan untuk mengembalikan hati orang-orang yang menikmati karya itu, pada yang paling pantas menerima kekaguman: Allah. Kalau kamu belum sampai ditahap itu... Rasa-rasanya, karyamu belum cukup pantas dikatakan karya yang akan mengabadi dan beranak-pinak doa-doa juga kebaikan bagi dirimu sendiri saat kau sudah tiada nanti. Maka renungkanlah... Serap banyak-banyak energi itu dari sumbernya.. Pertama kokohkan dulu dirimu, benahi dulu hatimu. Mantapkan dulu pemahamanmu. Dan terus lanjutkanlah karyamu dengan niat yang semakin murni. Suatu hari, salah satu karya yang...

Saat Medsos Menghapusmu Dari Dunia Nyata

Gambar
Media sosial... Banyak membuat kita melihat dengan sangat mudahnya apa yang orang lain lakukan, apa yang orang lain bagikan, apa yang orang lain pikirkan, apa yang orang lain raih, apa yang orang lain rasakan, apa yang orang lain mimpikan, apa yang orang lain pamerkan, apa yang orang lain ingin untuk orang lain tahu tentang dirinya... Maka media sosial, menjadi sebuah penjara. Memenjarakan dirimu dalam ruang lingkup dunia maya. Termakan ego, ingin dilihat jadi yang paling baik. Termakan nafsu, ingin dipandang jadi yang paling berpengaruh. Termakan waktu, lupa bahwa kita memiliki dunia nyata yang mesti dijalani lebih banyak dari dunia maya yang sebegitu banyak menyita waktu sampai kita kehabisan banyak waktu di dunia nyata. Maka sekali-kali, kau butuh hapus semua aplikasi medsosmu dari smartphone mu. Hiduplah dengan baik. Tanpa perlu melihat orang lain, fokus pada hidup orang lain, sibuk mengomentari orang lain, sampai melupakan diri sendiri. Sampai melupakan untuk memperbaiki di...