Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2026

Waktu-Waktu Kesabaran

Malam-malam di mana mata terjaga dan enggan terlelap, kukenali sebagai malam di mana hari-hari siangnya terasa begitu menekan. Siang-siang di mana mata memilih untuk terpejam meski kegiatan menumpuk, kulenali sebagai siang di mana hari-hari malamnya dipenuhi kekhawatiran panjang. Dan hari di mana aku mulai menulis, lagi, adalah hari saat beban mulai terasa begitu kewalahan mengganggu dari dalam. Semua hal tak terduga, mengerikan, yang kembali terulang tapi beda cerita.  Janji di mana sedikit ketakutan, kehilangan dan kekurangan itu akan terjadi.  Kinilah saat di mana ia mewujud. Kabar gembira.. kataNya. Bagi yang mau sabar atasnya. Hai.. sabar.. bertahun aku berkenalan denganmu. Bahkan hingga kini aku seperti tak pernah mengenalimu. Hai.. sabar.. tahun demi tahun berlalu. Aku masih enggan denganmu.. kurasa. Hari-hari kesabaran masih terasa sakit… Hari-hari kesabaran masih terasa sesak menakutkan… Hari-hari kesabaran masih melunglaikan persendian… Tapi.. hai.. sabar.. aku mau m...