Postingan

Fokus Pada yang Positif

"Aku kayaknya ga bisa." "Itu kan susah." "Dia kan emang hebat, aku mah apalah..." Tidak menerima diri sendiri. Benci dengan diri sendiri. Tidak menghargai diri sendiri. Apa Allah menciptakanmu dan membiarkanmu begitu saja? Padahal Dia bilang, kau diciptakan sengan sempurna. Padahal Dia katakan, tidak ada yang tidak seimbang pada apa yang Dia ciptakan. Tapi kau juga harus ingat, tidak semua keinginanmu akan tercapai. Karena Dia lebih tau yang terbaik bagimu. Tapi kau juga harus ingat, bahwa hasil tidak akan pernah mengkhianati usaha. Dan kau juga mesti paham, keajaiban hanya datang bagi dia yang 'bergerak' dan terus meningkatkannya. Seperti Hajar yang dalam keterbatasan terus berlari. Seperti Musa yang terus melaju kepada Raja yang Zhalim dalam serba ke-minus-an nya. Mereka contah yang selalu sadar bahwa bukan soal kurang atau tidaknya dirimu, bergerak adalah hal yang harus terus dilakukan. Dan mereka selalu punya yakin yang teguh, bahwa ...

Buat Kamu yang Malas Muroja'ah Qur'an

BUAT KAMU YANG MALAS MENGULANG HAFALAN QUR'AN Setiap kita terikat perjanjian sama Allah. Terikat perjanjian menjadi hambanya Allah. Yang Allah titipkan ayat-ayatNya, punya kewajiban untuk mengulang-ngulangnya, apa yang terjadi kalau ayat-ayat itu ga diulang? kepercayaan Allah pada orang yang sudah dititipi itu akan diambil lagi. Maka satu persatu ayat itu akan pamit pergi. Dan entah apa yang akan tersisa. Terasa sekali, rasa takut ga bisa mengulang hafalan quran dengan baik, menyebabkan mandeg berkepanjangan. Mau nambah ziyadah muroja'ah, bawaan was was dan takut, ujungnya malah jadi ga ngulang sama sekali. Dan, kalo itu udah terjadi, ga usah banyak nanya kenapa hati kamu seolah beban terus, seolah ga ada tenang-tenangnya. Kewajiban kamu cuma mengulang-ngulangnya sepenuh hati, sepenuh konsistensi. Bukan harus hafal. Tapi seringlah mengulang. Hafal akhirnya hanya soal apa Allah bisa kembali percaya padamu untuk dititipi ayatNya. Kelegaan hati kamu cuma ada di situ. Kamu tau...

Potensi Untuk Tersesat

Kalau mau jujur sama diri sendiri... Kita ini berpotensi tersesat dan dimurkai Allah, karena kelakuan kita tiap detik di tiap harinya. Entah berupa prasangka buruk, yang mengundang dosa. Baik pada sesama atau pada Allah dan kejadian yang terjadi. Entah berupa rasa putus asa dari rahmat Allah. Entah berupa rasa sombong dan rasa lebih baik dari orang lain. Entah berupa rasa ingin selalu dilihat dan dipuji oleh orang lain. Surat Alfatihah jadi surat wajib yang dibaca ditiap raka'at shalat karena ada maksud didalamnya. Salah satunya adalah memelihara rasa butuh akan bimbingan dan pertolongan Allah agar tidak termasuk ke dalam golongan yang dimurkaiNya atau golongan orang yang tersesat. Memelihara rasa kita ini perlu terus sadar kita bisa saja termasuk ke dalam golongan yang dimurkai atau tersesat. Dan tidak lantas merasa paling benar sendiri dan menyalah-nyalahkan orang lain. Kecuali yang sudah jelas bertentangan dengan aqidah yang lurus. Memelihara doa untuk terus ditunjukkan...

MENAKLUKKAN SYAHWAT DALAM BERIBADAH

Resume Kajian Ahad Pagi Ust. Deden Makhyaruddin @Masjid An-Nahl The Icon BSD MENAKLUKKAN SYAHWAT DALAM BERIBADAH Awal mulanya ibadah ada yang dilakukan karena syahwat, semakin lama akan semakin berat dirasa ibadah tersebut, karena syahwat akan hilang dan yang tersisa hanyalah keikhlasan jika ibadah terus dilanjutkan meski dalam kondiaii berat. Pada perang badar awal mulanya, ada yg berjihad karena syahwat, bersemangat karena ingin mendapatkan ghanimah. Tapi saat akhirnya kondisi mu'min terkepung, syahwat hilang, yang tersisa hanya ikhlas. Termasuk dalam menghafal Al-Qur'an. Awal mula mungkin akan ada syahwat yang bertandang, tapi setelah beberapa juz terlewat, akan mulai terasa beratnya, di saat berat itulah, syahwat hilang. Kita saksikan, di fase berat ini banyak yang mulanya semangat akhirnya berhenti dan menghilang... Maka... Teruslah bertahan, akan ada fase berat, hilangnya syahwat akan berganti dengan fase ikhlas dan berlanjut pada fase istiqomah. Sedikitkan bic...

Baca Al-Qur'anmu

Kita butuh umat yang terhubung langsung dengan kata-kata Allah, janji Allah, janji yang tidak pernah ingkar. Ialah Al-Qur'an. Setiap dari kita harus berpegang kepada janji tersebut. Kita semua harus berusaha sendiri untuk memahami kitab Allah, bukan untuk tujuan lain, selain MENCARI NASIHAT ALLAH DAN MENEGUHKAN KEINGINAN, KEPUTUSAN, AGAR KITA BISA BERPEGANG PADA KEPUTUSAN YANG TEPAT DAN TIDAK MENJADI RAGU LAGI, TIDAK TERGELINCIR LAGI KE DALAM KEGELAPAN. -NAK, ICNA conference. Inti dari semuanya, BACALAH AL-QUR'AN! Agar kau dapati nasihat Tuhanmu untukmu. Dan.. Tidakkah kau rindu mendengar nasihat Tuhanmu untukmu? Jauh-jauh kau mencari nasihat terbaik untukmu dan hidupmu.. Lalu kau lupakan nasihat Allah yang terangkum lengkap di hadapanmu, enggan kau buka, enggan kau baca, enggan kau maknai.. Kalau sudah begitu, kau ini sebenarnya hambanya siapa,? Hamba Allah atau hamba dunia dan segala isinya ?

Dipinjam

Terkadang.. Kamu yang 'dipinjam' Allah untuk menjadi pelajaran bagi orang lain. Dan terkadang.. Orang lain yang Allah 'pinjam' untuk menjadi pelajaran bagimu.. Maka mintalah sama Allah, sebuah hati yang lembut dan pandai menangkap hikmah yang terselip dalam tiap tingkah laku, dalam tiap jeda waktu, dalam tiap tiap bisik qalbu... Semoga hati kita adalah hati yang semakin baik. Hati orang-orang yang selalu kembali pada Allah. Hati yang Allah bersihkan dari segala penyakit.. Aamiin . .

Kau Sakit, Maka Telan Obatmu

Mata yang sakit terkadang tidak mampu menangkap terang matahari, dan lidah yang sakit tak akan mampu merasakan lezatnya makanan. Kalau kau merasa Al-Qur'an itu pahit, telan saja, karena kau tengah sakit dan Al-Qur'an lah obatnya. Tiada obat yang manis. Sekiranya ada, maka akan tetap pahit, karena lidahnya. Benih bahagia itu, bagi yang sakit, datang dalam wujud yang tidak menyenangkan. Sayangnya, manusia itu sendiri yang sering kali menolak kebahagiaannya. -dikutip dari buku 'Rahasia Nikmatnya Menghafal Al-Qur'an karya ustadz Deden Makhyaruddin .

Jihadnya Penghafal Al-Qur'an

Kalau kau pikir menghafal Qur'an itu bisa dilakukan semua orang, kenapa tidak semua orang mau melakukannya? Kalau kau pikir menghafal Al-Qur'an itu 'cuma', kau tau tidak? Setiap mereka yang menghafalnya itu baru bisa menggenggam ayat Allah itu dalam memori hatinya saat dia sudah mampu mengalahkan dirinya sendiri. Semakin lancar hafalan Al-Qur'an seseorang, jangan lihat dari seberapa pintar atau cerdas orang tersebut. Karena nyatanya, bukan cerdas yang mampu membuatnya hafal, tapi karena Allah akhirnya meridhai kesungguhannya dalam menghafal Qur'an. Allah terima kesungguhannya mengalahkan nafsunya yang inginnya berlalai-lalai dan bersantai-santai dengan terus melantunkan muroja'ahnya tanpa lelah. Seseorang yang terus berjuang menjaga hafalan Qur'an nya, terus saja tak mau berhenti meski banyak sekali penghalangnya: kesulitan menghafal, tertukarnya ayat yang saling mirip dan menyerupai, lelah mengulang, merasa sudah cukup hafal_ Kira-...

Day 5 - Menstimulus Matematika Logis Pada Anak

Gambar
Pulang sekolah kakak Zahrah istirahat dan makan siang. Lalu tidur sebentar. Baru jam dua, dia udah pakai seragam ngajinya. "Kakak mau ngapain? Kok pakai seragam ngaji? Kan ngaji masih lama. Satu jam lagi." tanya Umi. "Aku mau siap-siap. Biar ga terlambat." Rajin banget dia ya.. Selesai rapih, dede Raihan nangis minta diajak mainan. Umi punya tempat penyimpanan khusus uang logam. Keidean buat mainan pakai uang logam. Kakak Zahrah memisahkan uang sesuai dengan masing-masing nominalnya. Yang koin 100 digabungkan, yang 200, 500 dan 1000. Dede Raihan sibuk mengeluarkan dan masukkan koin ke dalam botol bekas air zam-zam lima liter yang Umi pakai untuk simpan uang koin.

Hangat

Jika tetiba hatimu dijalari perasaan hangat, bisa jadi itulah doa-doa yang dikirimkan oleh orang-orang yang tidak kita ketahui siapa. Seperti doa-doa yang kau lantunkan untuk orang-orang yang kau sayangi tanpa kau beritahukan kepada mereka. Hangat... Menjalari tiap-tiap sudut hati. Membuat perasaan menjadi tenang seketika. Membuat doa-doa kebaikan terlantun semakin deras lagi bagi semakin banyak lagi orang. Rasa yang seperti ini, Allah yang izinkan hadir di hatimu. Melumerkan buruk sangka yang kau bangun begitu tinggi. Meruntuhkan kekhawatiran yang tak ada ujung pangkalnya. Yang membaca tulisan ini, sejenak berhentilah, lantunkan doa-doa terbaik yang kau punya, dengan perasaan paling tulus, untuk orang-orang yang kau sayang... Doa baikmu, adalah ketenangan bagi hati-hati mereka .

Day 3 - Menstimulus Matematika Logis Pada Anak

Gambar
Temen Umi hari ini main ke rumah. Anaknya ada 3 perempuan semua. Sebaya dengan kakak Zahrah. Dan buat mereka ini pertemuan yang kedua. Tapi akrabnya mereka seperti teman yang sering sekali bertemu. Mereka janjian mau main di rumah ka Zahrah karena ka Zahrah cerita dia punya banyak mainan. Di rumah Umi menawarkan mereka untuk bermain playdough sekaligus belajar membuat donat. Mereka antusias sekali. Dan memang anak seusia mereka memang sedang senang-senangnya bermain yang melibatkan gerak aktif. Saat Umi sedang membuat adonan donat mereka memperhatikan sambil berhitung. Ragi satu sendok Terigu satu bungkus Telur dua butir Air satu gelas Gula empat sendok Mentega lima sendok Adonan donat sudah jadi. Mereka bertanya kapan mereka bisa mulai bermain membuat berbagai bentuk donat sesuai keinginan mereka. Umi jawab, "1 jam lagi ya." Setelah satu jam, mereka bersemangat membuat donat dengan bentuk sesuai imajinasi mereka. Ka Zahrah membuat 1 bintang, ...

Day 10 - Menstimulus Matematika Logis Pada Anak

Kakak Zahrah dan De Raihan ikut Umi mengaji hari ini. Saat Umi menjelaskan materi tentang cara membaca Al-Qur'an kepada ibu-ibu, mereka bermain bersama teman-temannya yang lain. Pulang mengaji saat zhuhur, mereka berdua masih semangat main di rumah. Bercanda dan bermain juga mewarnai. Saat makan malam, kakak Zahrah senang sekali karena Umi belikan sate ayam untuk makan malam. Dia sedang senang berhitung. Dan tusuk sate pun tidak luput dari hitungannya. "Satu... Dua.. Tiga.. Empat... Semua ada sepuluh satenya Umi."

Day 9 - Menstimulus Matematika Logis Pada Anak

Menemani kakak Zahrah menggambar dan mewarnai. Kakak sudah mengerti ukuran. Untuk gambar Umi dan Abi lebih dipanjangkan dibandingkan ukuran gambar kakak Zahrah, dan adik Raihan digambar dengan ukuran lebih kecil dari gambar kakak. Pembelajaran ada di sekitar. Matematika logis yang terus ada di sekitarnya dan dia mempelajarinya dengan cepat. Alhamdulillah .

Day 8 - Menstimulus Matematika Logis Pada Anak

Gambar
Semalam belajar mengenalkan huruf ke kak Zahrah. Dan dia mengulang menulis huruf di bukunya sebanyak 10 kali. Dede Raihan juga sudah bisa membagi rata kuenya di dalam tempat .

Day 7 - Menstimulus Matematika Logis Pada Anak

Belajar tentang pola hari ini. Kakak Zahrah sudah bisa memahami kejadian. Dia bisa meneliti dan memberitahu Umi bahwa kejadian ini terulang lagi setelah kejadian sebelumnya. "Tuh kan sama lagi. Dua kali deh kita terlambat." Mempelajari pola. Lewat kejadian yg terjadi di keseharian. Bukankah ini juga katematika di sekitar kita ?

Day 6 - Menstimulus Matematika Logis Pada Anak

Hari ini perjalanan ke Bogor. Di jalan Umi ajak Kak Zahrah dan dede buat menghitung lampu merah di suatu belokan. Total ada 3 lampu merah yang menyala bersamaan dalam satu waktu.

Day 4 - Menstimulus Matematika Logis Pada Anak

Menginap di hotel dan menunggu lift terbuka sambil berhitung. Naik turun tangga sambil berhitung. Kakak Zahrah memotong-motong kertas dengan ukuran yang berbeda dan diurutkan dari yang paling kecil ke ukuran yang paling besar. Tapi belum sempat di foto kertasnya sudah dibuang dan dirapihkan. Baiklah. Sekian laporan hari ini . .

Day 2 - Menstimulus Matematika Logis Pada Anak

Gambar
Hari ini kita jalan-jalan sambil mengitung langkah. Satu sampai sepuluh. Menghitung mobil yang terparkir. Yang warna hitam ada 3 yang putih ada 2  pergi satu tinggal satu, yang cokelat ada 1 silver ada 3. nice counting with anak-anak tercinta . 😁😁😁 

Day 1 - Menstimulus Matematika Logis Pada Anak

Alhamdulillah telah masuk ke game level 6 di kelas Bunda Sayang IIP. Di hari pertama game menstimulus matematika logis pada anak , Umi ajak kakak Zahrah buat main game hitung jumlah warna yang sama dari banyak huruf yang ada di kertas yang ditempel di dinding rumah. Kakak semangat dan jadi nagih games lainnya. Untuk adik Raihan, Umi ajakin menghitung bagian2 tubuhnya sambil bernyanyi. "Mata Raihan ada satu, duuu.. aaa.  Ada duaaa." dan dia mengikuti ujung setiap angka yang aku sebutkan sambil tertawa-tawa senang. Dilanjutkan dengan bagian-bagian tubuh yang lainnya. Dan dia yang belum bisa bicara meniru suaraku saat mengucapkan angka "dua" dengan sempurna. Abi juga mendengar saat adik Raihan mengucap angka dua. Sumringah sekali ya kalau bisa mendengar kosa kata baru pada anak. Umi juga menggambar kereta untuk raihan sambil menghitung jumlah gerbongnya. Alhamdulillah. First day gamesnya lancar .

BUMI ALLAH LUAS, KEMATIAN ITU PASTI, REZEKI TELAH DIJAMIN

Pernahkah saat membaca Al-Qur'an, kamu tidak bisa membalik halaman dan melanjutkan bacaanmu karena hikmah besar yang sangat banyak bertebaran di halaman yang sedang kamu baca? Maka resapi saja ayat yang menggedor hatimu dengan kesadaran. Itu mungkin sepercik iman  yang akan menambal iman kita yang rombeng dengan ketidakyakinan dan kebodohan. Maka nikmati saja tiap geletar ayat yang merasuki jiwamu. Allah sedang berbicara padamu... Dia ingin kita memahami kasih sayangNya.. Dia ingin kita menuju hanya padaNya saja, pada yang abadi, bukan pada selainNya.. Bukan pula pada dunia yang hanya permainan dan senda gurau. Kita mesti bersiap menuju kehidupan yang sebenarnya. Wallahua'lam bishshawab... ~~~~~~~~~~~~~~~~~~ BUMI ALLAH LUAS, KEMATIAN ITU PASTI, REZEKI TELAH DIJAMIN Besarnya masalahmu, tidak sebesar Allah. Jauh. BumiNya luas, maka sembahlah Dia saja, jangan sembah selainNya. Jangan jadikan selainNya lebih mendominasi hati... يَا عِبَادِيَ الَّذِين...